...
Aku menutup mataku dari apa yang ia lihat
Takut terjerembab masuk terpikat
Aku tidak mau melihat keindahan itu
Dan terpesona pada tabu.
Aku mengelak batin yang berbicara kencang
Tidak peduli ia mengerang!
Karena aku tidak mau menuruti.
Takut aku jatuh terlucuti..
Oleh cinta yang membahana
Dan rindu yang tidak kemana-mana.
Biarkan aku menutup mataku, batinku, dan cintaku..
Mengurungnya hanya untuk aku
Aku tidak ingin melihat keindahan
Pada dirimu, yang diriku tak bisa tahan
Tahan untuk tidak mengasihimu lebih dari ini.
Namun kau menarikku!
Kau menyeretku.
Membawa paksa aku masuk.
Menikmati indahmu yang ku kutuk.
Namun kau mencegahku pergi..
Aku semakin tertarik tak sadar diri
Kau bawa paksa cintaku yang ku jaga
Untuk kita nikmati berdua...
Takut terjerembab masuk terpikat
Aku tidak mau melihat keindahan itu
Dan terpesona pada tabu.
Aku mengelak batin yang berbicara kencang
Tidak peduli ia mengerang!
Karena aku tidak mau menuruti.
Takut aku jatuh terlucuti..
Oleh cinta yang membahana
Dan rindu yang tidak kemana-mana.
Biarkan aku menutup mataku, batinku, dan cintaku..
Mengurungnya hanya untuk aku
Aku tidak ingin melihat keindahan
Pada dirimu, yang diriku tak bisa tahan
Tahan untuk tidak mengasihimu lebih dari ini.
Namun kau menarikku!
Kau menyeretku.
Membawa paksa aku masuk.
Menikmati indahmu yang ku kutuk.
Namun kau mencegahku pergi..
Aku semakin tertarik tak sadar diri
Kau bawa paksa cintaku yang ku jaga
Untuk kita nikmati berdua...
--Ivanasha,30 Desember 2010.
okeee hehehe udah yaak itu aja yg mau gua post, oke gua tau ini ga penting bat hahaha.
just sharing! thanks for your time!
Ivanasha Adani Prasetianti.