Tuesday, September 13, 2011

Ngelantur Tengah Malam

Yak.. Disinilah gue.
Menulis blog. Gajelas abis sumpah. Abis gatau mau ngapain.. Udah setengah satu tapi masih belom bisa tidur.. Padahal kan besok sekolah. Ckck!
Asma gua kambuh tiap malem. Jadi susah tidur. Padahal tadi udah pake inhaler.. Yaampun. Kambuh gini tuh betein banget taugak. Ga bisa napas.... Sesek. Padahal ngantuk mau tidur.
Trus.... Bawaannya galau.
Huehuahuehuahehehehe...

So, what r y doin in the middle of the night? Crying? ;)


Salam lantur,
Ivanasha Adani Prasetianti

posted from Bloggeroid

Monday, September 12, 2011

Puisi Tempatku Menepi

Tiada hujan yang menyenangkan
Bila itu tanpamu dan angan
Lagi dan lagi sajak berterbangan
Diantara hujan saat aku kesepian

Tiada bintang yang bersinar
Bila itu tanpamu dan setitik pijar
Lagi dan lagi sajak bergetar
Dalam rengkuhan bintang yang berpijar

Puisi tempat aku bersembunyi
Menempatkan isi hati
Diantara luka-luka sunyi
Sambil mengumpat diri sendiri

Karena tanganku hidup setelah rindu genggam
Mengalirkan cinta pun duri yang tajam
Namun ku nikmati cinta walau rindu merajam
Dan kembali aku lari pada puisi yang kelam

Kisah tidak selalu iya dan iya
Kadang aku tidak, disaat kamu tetap iya
Meski cinta masih bergerilya
Tetaplah puisi temanku menumpah luka yang kaya

Telah lelah aku tuliskan resah
Sajakku selalu menuntut nyawa dari gelisah
Meminta cinta selalu tampil gagah
Padahal tiada kata ketika aku benar-benar menyerah

Baitku tlah sampai pada akhir
Isi hati tlah tumpah seperti ini berakhir
Padahal kita masih sanggup trus mengukir
Segala cinta, pada takdir.

Ivanasha,
12sept11

posted from Bloggeroid

Sunday, September 11, 2011

Vielen dank.

Yak. Udah jujur.
Ternyata dia pengertiannya parah..

Makasih banyak ya :'''')

posted from Bloggeroid

Friday, September 9, 2011

.

APA IYA SETIAP KEMARAHAN YANG DISEBABKAN OLEH DIA HARUS SELALU DILAMPIASIN KE GUE?!!!

posted from Bloggeroid

Thursday, September 8, 2011

Just Wanna Say

Semakin gua beranjak ke umur yang lebih tua, gua juga semakin sadar, kalau pergaulan di kalangan anak anak seumuran gua udah berubah
udah ga kayak pas gua SMP yang masih tabu sm pacaran, atau bahkan SD yang masih kata kataan sama cowo. Sekarang semua jadi lebi jelas, cowo sama cewe jadi lebih jujur. Kalo suka ya tinggal deketin. Trus kalo dapet ya pacaran. Jalan. Berduaan. Ngobrol. Having fun bareng. Seneng seneng deh pokoknya..
Tapi itu dari kacamata gue. Sebelum gue akhirnya sadar (setelah dapet cerita kanan kiri). Ternyata bagi beberapa orang, pacaran itu lebih dari itu. To the point, mereka having sex. Entah apa yang ada di pikiran para perempuan itu untuk menyerahkan kehormatannya kepada yg bukan muhrimnya. Gua rasa itu cuma cewe bodoh yang mau begitu. Karena apa? Lo harus tau cowo kalo udah bosen sama lo, dia bisa make cewe lain! *astaghfirullah.
Gua bukan sok alim. Gua cuma kesel sm pergaulan yg ada di umur umur gue sekarang gini. Masalahnya, kadang ada para perempuan yang munafik banget. Ada lah yg gua tau, dia pake jilbab. Tapi apa? Jilbab cuma kedok.. *sumpah ini tragis.
Gua kesel kalo gua harus sadar, gua udah gede. Dan pergaulan makin bahaya..
Semoga ya semoga, yang munafik kayak gitu dikurangkurangin deh..

Ivanasha Adani Prasetianti

posted from Bloggeroid

Monday, September 5, 2011

Is it true?

I'm in love, God..
He stole my whole heart.

Seneng deh pas having a quality conversation sama dia hehehe... Gua juga bingung kenapa prinsip gua bisa patah oleh dia. Canggih juga ni anak. Wahaha..

Bismillah langgeng.......


Ivanasha Adani Prasetianti

posted from Bloggeroid

Sunday, September 4, 2011

Finally... Shinichi.....

Setelah Ran secara tidak sengaja mengetahui kaloa Shinichi juga ada di London, Ran mengejar Shinichi sampai akhirnya bertemulah mereka di depan telephone box..
Dengan emosi Ran berkata "kenapa ga kasih tau sih kalo lagi di London juga?!!! Padahal aku udah kayak orang bodoh yang nyari di internet informasi tentang Sherlock Holmes demi mengetahui oleh oleh dari London yang bisa bikin kamu seneng!!"
Shinichi menjawab dengan tenang "baru aja mau aku kasih tau kalo aku baru sampe. Ada apasih dengan kamu?"
Tiba tiba Ran menangis.. Di tengah isakannya itu Ran menjawab sambil setengah berteriak "kamu kan detektif hebat!!! Harusnya kamu bisa baca perasaanku!!!!!!" lalu Ran lari menjauhi Shinichi, Ran tidak peduli jika kini ia menjadi tontonan publik London, Shinichi yang tak lama kemudian sadar dari kebingungannya langsung berlari juga mengejar Ran.
Shinichi menarik tangan Ran, di bawah dentingan lonceng Big Ben, Shinichi berkata "kamu adalah kasus yang paling berat dalam hidupku. Aku tidak mungkin bisa membaca perasaan wanita yang aku cintai!!!!" ucap Shinichi dengan tegas sambil masih membenarkan nafasnya.. Ran kaget, seketika pipinya memerah di tengah basahnya karena airmata yang masih mengalir. Ran hanya bisa diam. Ia tidak menyangka.. Lalu Shinichi kembali angkat bicara "apa itu pernyataan tentang Cinta adalah nol??! Kamu tau nol itu adalah suatu permulaan! Bilang sama Minerva Glass bahwa dalam cinta pasti ada permulaan!!!"
Maka disitulah, untuk pertama kalinya, Shinichi mengatakan cinta kepada Ran.


-Detektif Conan edisi 2011
Kasus Minerva Glass.


SUMPAH.... Abis nonton ni film gua langsung lemes pas bagian adegan itu..... Akhirnya...... Alhirnyaaaa!!!!!
Akhirnya Shinichi mengatakan perasaannya :')


*maklum maniak conan*

P.S: maaf ya apabila gua menggambarkan adegannya terlalu sinetron abis gitu hehe. Peace~


Salam penggemar Detektif Conan,
Ivanasha Adani Prasetianti

posted from Bloggeroid

Inspirasi.

Pernah ga kalian sedang melihat sesuatu, lalu kalian jadi terinspirasi untuk seperti itu. Lalu ide ide muncul di otak kalian gitu aja, memaksa kalian untuk do something. Tapi pas kalian coba, its nothing gitu jadinya. Kok kayaknya ga sehebat sesuatu yang jadi inspirasi lo itu ya? Gituloh.
Karena, ini terjadi pada diri gue, berkali-kali.
Gue melihat dia, wah dia oke wah dia hebat wah dia gini-gitu. Tapi pas gue coba untuk jadi dia, gue malah jadi failed gitu.
Dan saat gue menulis post ini, seiring dengan huruf per huruf, gua jadi sadar sesuatu.. Kita ya kita. Gue ya gue. Dia ya dia. Begitu ya begitu. Ga bisa gue jadi dia. Atau begitu jadi begini.
Just be yourself... Intinya gitu.
Namanya juga inspirasi, kan? Banyak yang salah mengartikan inspirasi adalah satu kata pendukung untuk suatu peniruan.
Harusnya, inspirasi membuat kita maju. Bukan membuat kita stuck untuk jadi seperti inspirasi itu sendiri.

Yak. Post ini bertujuan untuk menyadarkan diri gue sendiri sih.


"Inspirasi bukan model kita untuk berkreasi. Tapi motivasi untuk menjadi lebih..."

Ivanasha Adani Prasetianti

posted from Bloggeroid

Saturday, September 3, 2011

Istri Saipul Jamil.......

Ahgileeee. Baru aja tadi jam 12 gua bangun tidur. Dan gitu aja dapet kabar kalo ada kecelakaan trus istrinya Saipul Jamil meninggal. *oke ini penting abis*
Katanya kecelakaannya jam 10 trus istrinya meninggal di tempat.. Sedih ya.
Aaaa gua ga mau bayangin ah kalo jadi Saipul gimana.....

First of all, penting banget gaksih gue bahas beginian di blog? Haha.
Oke, intinya.. Ga ada yang tau kapan ajal kita dateng. Yegak?


Ivanasha Adani Prasetianti

posted from Bloggeroid

Ini Adalah Tentang Hati

Bagaimanakah tentang kemarin yang belum selesai? Begitu saja aku melangkah ke depan tanpa menengok perasaan yang kutinggalkan tanpa sebelumnya aku ungkapkan. Begitu saja aku tinggalkan sehingga aku lupa betapa hebatnya perasaan itu kemarin. Begitu saja aku meninggalkannya tanpa terucap.
Bagaimanakah tentang hari indah yang sudah dengan payah ku cari? Lalu ku lupakan begitu saja.. Mentang-mentang disana ada sinar yang lebih menjanjikan. Apakah harus aku kembali?
Betapa aku tidak menyadari, bahwa perasaan kemarin itu ialah membahagiakan, pun menyedihkan. Namun kemarinlah dengan sabarnya aku menikmati itu semua. Dan sekarang? Tetap saja aku melangkah dan sudah berbeda arah.
Apa ini salahku? Jika, aku telah berada di tengah indah yang terjanjikan. Yang pasti.. Dan bukan tentang menunggu lagi.....

Ivanasha Adani Prasetianti

posted from Bloggeroid

Friday, July 22, 2011

lancar.

Jatuh cinta adalah ketika kamu melihatnya dan berkata "I love you" dari jauh.

Jatuh cinta adalah ketika hanya seseorang yang kamu perhatikan di tengah keramaian.

Jatuh cinta adalah ketika kamu hanya merasa ada dia dan dirimu saja di tengah2 keramaian.

Jatuh cinta adalah ketika semua orang yang kamu lihat di kejauhan, kamu kira itu dia.

Jatuh cinta adalah ketika seharian mencari dimana keberadaannya.

Jatuh cinta adalah ketika senyumnya yang sangat tipis itu bisa membuatmu girang.

Jatuh cinta adalah ketika kamu ingin tangannya terpaut di tanganmu.

Jatuh cinta adalah ketika kamu menunggu cukup lama hanya untuk melihatnya lewat didepanmu.

Jatuh cinta adalah ketika jatuh itu enak.

Jatuh cinta adalah ketika berharap dia menanyakan kabarmu.

Jatuh cinta adalah ketika kamu sangat senang ketika dia menanyakan apa yang sedang kamu lakukan.

Jatuh cinta adalah ketika kamu tidak bisa tidur hanya karena memikirkan senyumnya.

Jatuh cinta adalah ketika "is writing message" membuatmu berharap.

Jatuh cinta adalah ketika kamu membuka facebook-nya dan melihat-lihat foto nya.

Jatuh cinta adalah ketika kamu menunggu.

Jatuh cinta adalah ketika kamu menghafal warna sepatu dan jaketnya.

Jatuh cinta adalah ketika setiap pagi kamu berharap di berikan ucapan "selamat pagi" darinya.

Jatuh cinta adalah ketika kamu mencuri-curi pandang ke arahnya, yang bisa saja sedang tidak memperhatikanmu, seperti kamu memperhatikannya.

Jatuh cinta adalah ketika kamu begitu peduli betapa cantiknya mantannya.

Jatuh cinta adalah ketika kamu cemburu hanya karena melihat mantannya dan di kepalamu berkata "mereka pernah punya cerita.." Dan kamu berharap kisah itu akan menjadi milikmu juga.

Jatuh cinta adalah ketika kamu membaca ulang history chat bbm-mu dengannya.

Jatuh cinta adalah ketika dia menjadi salah satu alasanmu datang ke sekolah.


Jatuh cinta adalah ketika aku menulis kalimat-kalimat ini dengan lancar.



Ivanasha Adani Prasetianti

Friday, July 15, 2011

its hard to sleep when I'm in love.

here it is..
i cant sleep :(

i just cant stop thinkin about this guy.
about his smile.
about his way to walks.
about his jokes.
about his words...
and everything about him.

i just, afraid.
i know that he doesnt love me.
i know that he loves somebody else.

and its totally fckn hurt.

guess what?
i cant sleep cause i'm in love.
not because i'm afraid about his heart which-doesnt-belong-to-me.

i miss him like crazy.




ivanasha adani prasetianti.


him

asik asik gue jatuh cinta lageeee ehe ehe ehe.
auah ama siapa ah yang penting akhirnya gua merasakan lagi yang namanya berbunga-bunga. dan wondering about his position. it was like.. "where is he??" haha trus sampe nyarinyariin.. asik tau kalo jatuh cinta itu enak. kayak ada kupu-kupu di hati kita.. terbang terbangan seenak jidat bikin kita berasa ikut terbang.
apalagi kalo dia lagi perhatian sama gua, haha rasanya tuh gua mau senyum sepuluh jari, jingkrak jingkrak kesenengan..... dan rasanya lemahhhh banget huahahhaha lebeh. ah tapi emang gitu yang gua rasain~
senengnya itu kalo dia lagi jalan lewat depan gua. anjirrr the way he walks BRRRRR~~~~
AAAAAAAAAAAAAAAAAAA~~~~~~~~~~~~~~~
pokoknya seneng banget hauhuhahahahahaaha
masa masa semenjak gua merhatiin dia, gua jadi ga merhatiin yang lain.. trus gua jadi lupa sama masalah masalah gua. trus gua jadi nagih untuk ketemu dia lagi huehehehhehehehe..
ahelaaah. andai ya andai... cinta gua ga sebelah tangan HAHAHA.


Ivanasha Adani Prasetianti.

Monday, June 27, 2011

Inlove. Am I?

I have the “I”, I have the “L”, I have the “O”, I have the “V” , I have the “E”, so please can I have “U”?

posted from Bloggeroid

Wednesday, June 22, 2011

I'm on my happiness today!

Hehehe what a great day today.. Gua jalan ke penvil sama Iqbal&Inggid dan ada Ziko juga loooh ehehehe.. Tadinya mau jalan berempat doang.. Ya you know lah pikiran liciknya Inggid sama Iqbal gimana hahaha.. Tapi ternyata Adam mau ikut.. Yaudah akhirnya sama Adam juga deeeh.
Si Penvil kita nonton SCRE4M dan emang itu yg pengen banget gua tonton. Nah sebelum nonton kita makan dulu di luar Penvil. Mantenya kita makan di kaki lima pinggir jalan dan itutuh ayamnya enak HAHA.
Ahelah napa gua jadi kayak laporan gini postingnya hahaha.
Ah pokoknya hari ini seneng parah walaupun gua sempet kesel gara gara dibilang lobian gua banyak. Lah gua aja punya lobian cuma sebiji.. Masa dibilang banyak :p
Dont ask me why gua dapet lobian secepat itu. Dont ask me "gampang bgt sih move on nya?".. Cause i will answer like "i can be more bastard than someone did to me." ;)

Btw, I like him a lot!
The cool one who amaze me today. Weeeew ;;)

Ivanasha Adani Prasetianti

posted from Bloggeroid

Thursday, June 16, 2011

Somehow

Udah hari ketiga dan saya masih belom bisa ikhlas.
Bahkan sekarang saya bingung.. Mau stay untuk kemungkinan yang sangat tipis, atau leave like he did..
Permasalahannya adalah saya cuma belum siap untuk tidak memerdulikannya lagi. Yang mana kalo saya terlalu memikirkan dia kesannya malah "memang dia siapa saya?". Dan pertanyaan seperti itu kadang muncul dalam benak saya.. Bukan sekedar pertanyaan yang tidak memiliki jawaban. Tapi juga pertanyaan yang mengingatkan saya pada rasa sakit saat di tinggalkan. Hahahahahahaha. Mungkin dia liat saya tertawa dan tanpa tangis.
Mungkin dia salah.


Ivanasha Adani Praaetianti

posted from Bloggeroid

Tuesday, June 14, 2011

I miss you already

Belum belum aku sudah merindukanmu..
Haaaaaaah sakit banget ngadepin kayak begini.
You stole my words.. I cant create even one poem.
You stole the biggest part of me.. Then you went away without any mercy..
How could you did that love?
I thought that it was beautiful.
I thought that we could be.
I thought I knew you.
Dimana sih letak kesalahan saya sampe ga bisa di kasih kesempatan untuk memperbaikinya...? Apa segitu besarnyakah kesalahan saya sampe ini semua begini jadinya.
Hell. Yeah. Im now like living in hell.
Sleep and wake with a pieces of heart, I told ya.. You brought my biggest part of me away..
Tapi bisa-bisanya saya sekarang masih berharap..
Wishing that you will back, someday.
In the other words, I am waiting you to give my heart back. I just too in love with you.

posted from Bloggeroid

Monday, June 13, 2011

End?

Okay, finally...
Di sinilah titik kesabaran gua ternyata sia-sia.
Like Inggid said; it shows that your love was bigger than him.
And hell yea.. Darling. I proved it to you.
I proved my words that I will not leave you, and now.. I absolutely the winner on this relationship. I didn't leave you but you did. Is it rite? :)
You said you love me.. I said I love you.. But it seems like I'm the only one who said it with honest.
Fine. I am totally perfectly fine..
Go ahead love. Get your life.. Get your own life well and better than before. You successfully torn me apart.
One thing you never know. And its like missunderstanding.. I. Always. Happy. When. I. Am. Yours.
Cause having you is my biggest happiness in this world.
I never stop loving you..
"cause if one day you wake up and find that you're missing me.. And your heart starts to wonder where on this earth I could be.. Thinking maybe you'll come back into the first that we meet.. And you'll see me waiting for you..."



Ivanasha Adani Prasetianti.

posted from Bloggeroid

Sunday, June 5, 2011

I'm Thinking

Dipikir-pikir,
(Karena gua terlalu banyak berpikir tentang dia)
Gua malah jadi kepikiran...
Elisa ngetweet; "caranya dia ketawa itu loh bikin ikutan ketawa..."
Jadilah gua berpikir tentang ketawanya dia. Yea, I'm in love with his laugh. Seneng banget deh kalo liat dia ketawa..
Tapi,
Gua malah jadi sadar.. Gua ga pernah bikin dia ketawa kayak temen-temennya yang bikin dia ketawa. Paling dia cuma senyum.. Tapi ga ketawa.. Kenapa ya..
Dan pikiran gua malah makin jauh.. Apa gue.. Ga pernah bikin dia seneng? Apa gue ga pernah bisa ngehibur dia?
Kenapa ya.... Gua baru sadar sekarang....
Gua ga pernah bisa hibur dia kalo dia lagi sedih atau lagi bt.. Malah gua ngambek mulu kerjanya..
Gua ga pernah bikin dia ketawa..
Sumpah ini ngapa gua ngetiknya sambil nangis ya ☹
Gua nyesel tau.. Ngerasa ga guna bgt ihhhhhh jadi cewenya. Masa bikin ketawa aja ga pernah...
Masa gua ga pernah nyenengin dia sih? ☹

I just wanna be the reason for his laugh and his happiness........... ☹



Sorry,
Ivanasha Adani Prasetianti.

Saturday, June 4, 2011

4 Juni :)

Halo 4,
Juni.

Sudah 2 bulan dari 4 April ya..
Selamat tanggal 4 :)

Saya suka tanggal 4!
Saya suka dia.


Saya cinta dia,
Sangat.


Ivanasha Adani Prasetianti

Sunday, May 29, 2011

Let's Have A Wedding, Ed.

He smiled at me and then squared his shoulders and turned to my father.
"Charlie, I realize that I've gone about this out of order. Traditionally, I should have asked you first. I mean no disrespect, but since Bella has already said yes and I don't want to diminish her choice in the matter, instead of asking you for her hand, I'm asking you for your blessing. We're getting married, Charlie. I love her more than anything in the world, more than my own life, and--by some miracle--she loves me that way, too. Will you give us your blessing?"
He sounded so sure, so calm. For just an instant, listening to the absolute confindence in his voice, I experienced a rare moment of insight. I could see, fleetingly, the way the world looked to him. For the length of one heartbeat, this news made perfect sense.

-Breaking Dawn, page 15.



Typed by;
Ivanasha Adani Prasetianti's own fingers.

Friday, May 20, 2011

ketika aku kira aku sendiri

aku tau Tuhan tidak pernah meninggalkanku. aku tau Tuhan selalu ada saat aku butuh, malah kadang aku melupakan-Nya saat dia selali available untukku.
dan sekarang aku tau Dia tetap ada untukku.
even saat aku pikir aku sendiri.
sekarang, titik dimana aku emang sedang merasa sendiri. aku tidak tau harus berlari kemana untuk meringankan beban yang ada di hati. aku tidak tau bagaimana caranya.
lalu lagi-lagi aku kembali pada-Nya. setelah sering kali aku melupakan-Nya.
atau lupa bersyukur.
aku kadang merasa aku terlalu hina untuk menghadap-Nya. aku merasa tidak pantas, tapi aku mencintai-Nya. hanya saja aku terlalu sering melupakan-Nya.
aku tau Tuhan ada untukku selalu. aku tau Dia tidak pernah meninggalkan aku sendirian.
aku tau saat dimana aku mengharapkan seseorang untuk berjuang untukku, tapi tidak ada yang melakukannya, aku tau.. Tuhan tetap tidak membiarkan aku sendiri.
Dia selalu ada dan sedia...
ya Allah.. Nasha hanya tidak tau harus kemana saat Nasha merasa terlalu banyak dosa untuk mengadu pada-Mu..

:'(

Ivanasha Adani Prasetianti

Wednesday, May 18, 2011

Vielen Dank :')

Alhamdulillah hari ini lega banget.. Ketemu sama Fa. I really miss him. Makasih ya Fa udah mau nemenin hari ini.. Makasih udah nepatin janji ☺

Btw, hari ini gua curhat ke Ajis. Tentang masalah gue dan itu entah kenapa ngalir deres banget dari bibir gue, seakan gua gamau berhenti cerita.. Seakan gua sedang melepaskan beban paling berat yang ada di diri gue. Entah, sampe nangis pun masih gua lanjutin curhatnya ke Ajis.. Dan, pas pulangnya, gua baru buka hape dan ada sms dari Ajis. He said;
"Sabar adalah kunci dari semua persoalan jgn pernah menganggap diri kita itu engga disayang atau apa karena kita gatau dibalik doa mereka itu ada nama nasha atau nama yg lain yg lebih sering disebut kita hanya bisa bersabar dan melakukan yg terbaik karena segala sesuatu yang kita perbuat akan 'nantinya' kita rasakan . Memang akan sangat sulit melewati itu semua tapi sulit bukan berarti nasha gabisa ngelewatin itu semua kan ?hehe maaf bukan mengajari tapi itu semua gua pernah alamin :') . Jangan lupa mengucapkan kata bismillah jika ingin mengawali segala sesuatu . Sekali lagi 'sabar' :'D"
Dan detik itu juga gua nahan airmata.. What he said is true. Walaupun gua bosen sama kata sabar, tapi ya emang jalan keluarnya hanya sabar.
Makasih Jis. Makasih banyak.
Sumpah makasih.
Elo meringankan sedikit dari beban gue..

Makasih juga Ji, udah meluangkan waktumu untuk nemenin aku.. Kadang aku pikir aku ga punya siapa2, lalu kamu bbm "lagi apa?" Atau "ssst" atau apakek.. Dan disitu aku jadi sadar, aku masih punya orang2 yang sayang sama aku selain mereka... ☺

Thanks Ji, Thanks Jis.
:')

*ps; ada bagian sms Ajis yg gua edit demi menjaga bagian privasi*



Salam Strong,
Ivanasha Adani Prasetianti.

Monday, May 9, 2011

Hilang.

Aku seperti kehilangan arah
Jalanku lunglai dan tak bernada
Gelap sudah karena amarah
Cukup lama aku bertanya

Kenapa aku masih disini?
Tetap percaya pada hati
Walau tidak pernah ada jawaban
Selain kiasan.

Kenapa aku masih disini?
Tetap meminta tanpa memaki
Terlalu lama aku berdiam
Ditelan sedih yang karam

Semakin jauh melangkah
Pula semakin jauh aku tersesat
Aku kira arah tidak bersalah
Ternyata makin ku tertelan pekat

Saat setitik hampir sampai menyerah..
Kau baru tuntun aku setelah jauh aku hilang!
Tanpa meluruskan segala kaprah
Kemana kau selama aku diterjang?!


Ivanasha Adani Pasetianti

Monday, April 11, 2011

My Bestfriend.

So many things I want to write. There are so many undescribeable moments happened, about the worst moment or best moment. Here I want to tell you about the worse one..
My (let's call her as someone) someone. She's pretty, clever, smart, and all the good things were born with her. I adore her so much, she's truly adorable. Don't ask me. I absolutely love her.. I was doing my best to be her pride. I want to be her precious person. I want to make her happy and smile because of me. But guess what... I always wrong in her eyes. Like I've never did right and I'll never ever do. I almost give it up, but then I think.. If she won't realizes what I've did for her, than I'll just keep my patience on her. I know she loves me too.
Even though I feel like she don't need me.. Or she's being so rude to me, or she likes to give me her anger, or blame me about anything.. ANYTHING. I will forever love her.
Cause she's my one and only angel.

Ivanasha Adani Prasetianti

Friday, April 1, 2011

Puisi Nasha 9

Aku bukan wanita yang pernah kau perjuangkan
Tidak cukup hebat untuk bertahta di hatimu.
Tidak cukup kuat untuk berada di hidupmu.
Tidak cukup bijaksana untuk mengerti jalan pikiranmu.

Aku bukan wanita yang kau perjuangkan
Tiada cinta yang tercipta pada tawa kita
Hilang sudah rindu yang ternyata itu palsu
Pun telah pudar kuatku untuk bertahan.

Aku bukan wanita yang akan kau perjuangkan
Aku tidak berada di masa depanmu
Atau masa lalumu.
Ternyata aku tidak berada di hatimu
Seperti yang kau tunjukkan.

Dengan isak harapan yang menggema
Dengan luka basah yang muak
Dengan doa tentangmu yang berakhir
Dengan kuat yang telah hilang
Aku tidak akan menjadi wanita itu.
Karena aku menyerah pada luka.

1 Maret 2011.
Ivanasha Adani Prasetianti.

Friday, February 11, 2011

Deeply in love with you

Gue udah ngelewatin berbagai macam bentuk persahabatan. Mulai dari yang ending-nya sangat tidak enak. Sampe yang ga ada ending sampe detik ini.

Dan lo tau gak?
Lo itu berharga buat gua!

Apalagi kalo misalnya kita bener-bener ngabisin waktu cuma kita berlima. Gua ngerasa lengkap banget!!! Ga ada kepurapuraan di antara kita.
Apalagi kalo kita lagi mikirin dan bicarain bareng-bareng gimana caranya nyatuin cewe-cewe Blast yang susah ngumpul bareng, and guess what dude?? We did it!!!
Apalagi kalo kita foto-foto bareng haha rasanya itu kamera bakal sampe pecah baru kita berhenti gaya!
Apalagi kalo kita lagi ngomongin sesuatu dengan serius, dan kita bener-bener ngomong dari hati ke hati. Sangat serius. Daleeem banget. Dan di situ gua ngerasa gua bener bener 'nyatu' sama elo semua.
Apalagi pas kita nangis bareng!!!! Kita bagi air mata kita sama-sama.. Biar ga cuma satu doang yang sedih. Tapi kita semua ikut ngerasain gimana rasanya itu.
Apalagi kalo salah satu dari kita ada yang bete, taugak apa? Ga ada yg berani ganggu deh. Pasti didiemin doang. Ga mau ikut campur. Ga nanya kenapa. Lo bakal nanya kenapa kalo salah satu dari kita yang bete itu udah sampe nangis. Ngerti kan? Itu istimewanya kalian taugak!! You all have your own way to show your love.

I wish I'm not wrong to call you all as my bestfriends.
I wish you all truly loves me, like I do love you all.
I wish it'll be the never-ending-friendship.

Buat elo, makasih banget selalu ada buat gue ya!!! Makasih selalu 'denger' gue, dan selalu jadi yang paling peka.
Buat elo, makasih ya udah sabar kalo pas pacaran suka gua gangguin. Abis pacar lu suka megang2 tangan lu sih, kan bukan muhrim.. Hahaha..
Buat elo, ayodong katakan cinta lo! Masa lo tiap suka sama orang lo selalu diem-diem aja sih? Mau ampe tu orang disabet cewe lain apa? Kemon dude! You're sweet and cute, don't be afraid to be ignored.
Buat elo!!!! Aduh makasih ya udah anggep kita semua sahabat :) abiss lo kan suka jutek -_- gua kira lo anggep gua dan yg lain itu biasa ajaa.. Dan makasih buat tumblr nya hehe.. Guess what, you are strong enough to face the fact. And I should called you a Strong Girl :) vielen dank meine Freundin!!! Sampe ketemu di Jerman yaaa ;)



Di tulis dengan penuh bunga-bunga dan cinta yang super lebay dari,
Ivanasha Adani Prasetianti.

Tuesday, February 8, 2011

The only thing I'm good at, is daydreaming.

Aku tinggal di rumah yang sangat besar, dengan kolam renang yang mewah, pelayan yang banyak, dan suasana yang tidak ramai. Kamarku besar dan mewah juga, dengan karpet beludru dan tempat tidur yang di balut sprai sultra. Aku punya banyak boneka beruang yang super empuk. Dan aku punya ruang sendiri untuk buku-buku ku, karena aku suka membaca. Di sana terjejer rapih komik dan novel, juga ensiklopedi lengkap.
Lebih dari itu semua, aku memiliki kebebasan, yang tidak semua orang bisa mendapatkannya seperti aku kali ini. Aku bebas memilih apa yang aku mau. Aku bebas memilih mana yang mau aku jalani. Aku bebas bertingkah seperti apa, dan aku bebas menolak apa yang aku tidak mau.
Menyenangkan bukan?

Dan nanti, suamiku adalah orang yang sangat sederhana. Sederhana dalam arti perilakunya. Dia tidak sombong, dan tidak juga banyak omong. Tapi dia mengerti aku, dia romantis dan tidak bertele-tele. Dia tidak menggombali ku dengan gombalan murahan. Dia menggombali ku dengan senyumnya setiap pagi.. Dia lah imam pada shalat ku, dan dia adalah imam terhebat dalam hidupku. Dia juga orang yang tidak suka berfoya-foya, tapi dia suka memfoya-foyakan waktunya untukku. Tapi dia juga tidak pernah melupakkan pekerjaannya. Dia teratur sekali dalam mengatur waktunya. Dan itu membuatku merasa dia sempurna. Dia tampan bagiku, tubuhnya tegap dan jauh lebih tinggi dariku. Dia yang bilang aku cantik saat aku malah berantakan..
Yang terpenting ialah, dia menjadi ayah yang baik untuk anak-anakku. Dia yang bersikap bijaksana dan apa adanya tanpa mengekang kebebasan anakku kelak.
Dia manusia terhebat yang pernah aku temui.

Lalu aku akan mengundang orang tuaku, untuk kuberangkatkan mereka haji bersamaku, setelah satu minggu kelulusan S3 ku dalam bidang hukum internasional lulusan Universitas Berlin. Aku akan buat mereka menangis bangga hingga tidak bisa berlaku apa-apa lagi selain menciumku, memelukku, dan bilang padaku bahwa mereka sangat beruntung memilikiku. Aku yang akan membuat mereka menganggap kalau aku ialah aset mereka yang paling berharga, dan mereka akan membangga-banggakan aku depan teman-teman mereka.

Aku, Ivanasha Adani Prasetianti.
SANG PEMIMPI.



(Beberapa ialah imajinasi, dan sebagian besar ialah harapanku terhadap masa depanku, amin ya Allah....)






Ivanasha.

Tuesday, February 1, 2011

hey Promise!

Hey, mana janji kamu..

Aku juga bingung harus bilang apa, aku juga engga tau tuh mau ngomongin apa..
Cuma heran aja, hari ini kamu berjanji sesuatu. Heran aja, apa iya tadi kamu lupa?
Aku juga ga nuntut kamu untuk ngelakuinnya sih, cuma kan, yang berjanji itu kamu, dan yang dijanjikan itu aku. Rasanya mengganjal aja bagi aku, kalau di ingkari janjinya. Padahal ya (walaupun bukan aku yang mau kamu berjanji seperti itu) tapi aku ingin sekali lho kamu menepati nya.

Maafin aku hari ini..

Sesuatu mengecewakanmu, tapi aku juga ga tau itu salahku apa bukan. Mungkin kalau di lihat dari mata mu, memang aku yang salah. Tapi aku menilai diriku sendiri, kalau apa yang terjadi tadi itu adalah hal biasa yg aku lakukan bertahun-tahun ini. Hanya saja, aku belum bilang ke kamu. Jadi kamu menanggapinya salah. Jadi aku yang harus minta maaf ya? Aku pikir, ini cuma salah paham saja. Yang seharusnya, kamu mengerti. Tapi aku paham juga kok, bagaimana perasaan kamu, tenang aja :)

Tapi...

Apa karena hal itu kamu melupakan janjimu?





Ivanasha Adani Prasetianti

Monday, January 24, 2011

Love Letters.

Assalamualaikum,

Dear Kamu,

Saya kangen sekali sama kamu. To the point saja ya, saya ingin kembali lagi melewati waktu denganmu. Saya rasa 6 tahun hidup bersamamu, itu tidak cukup. Dan 10 tahun sudah kita tidak bersama. Padahal saya tidak mengharapakannya.
Ya, siapa yang nyana kalau Tuhan berkehendak lain. Mungkin rencana Tuhan masih dalam proses, dan sekarang masih dalam tahapnya. Mungkin rencana-Nya itu sangat indah, hanya kita saja yang tidak tau. Iya bukan?
Ah.. Tetap saja saya kangen kamu. Saya kan' ingin setiap pagi melihatmu, mengecup pipimu, atau memelukmu di malam hari sebelum saya menutup hari saya dengan mimpi indah (mungkin saja tentangmu). Saya juga ingin bisa melihatmu kapanpun saya mau. Saya kan' ingin kita seperti dulu. Saya ingin duduk di pangkuanmu lagi.
Jujur akan satu hal, saya iri. (Padahal rasa iri hati di benci Tuhan.. Astaghfirullah..). Tapi bagaimana? Saya iri sama mereka.
Bertahun-tahun saya iri sama mereka. Mereka mudah sekali bertemu 'kamu'-nya mereka. Lalu berdiri bersisian menuju satu tujuan. Seperti mengantar sekolah, pulang ke satu rumah, atau.... Hal-hal yang tidak kita lakukan bersama selama bertahun-tahun ini, tapi mereka melakukannya dengan mudah. Saya iri pada itu. Maaf, kalau perasaan iri saya ini salah. Dan ya, memang salah. Seharusnya saya mensyukuri apa yang Tuhan rencanakan. Walau saya belum tahu apa rencana-Nya itu. Seharusnya saya mensyukuri nikmatnya yang Ia berikan. Walau itu tanpamu.
Tapi, ada sisi yang menyenangkan dari rencana Tuhan.. Saya akhirnya bertemu lagi dengan kamu. Setelah 7 tahun berpisah, mungkin. Kala itu, saya merasa asing melihatmu. Sumpah. Saya seperti menemui seseorang yang adalah bagian paling penting dari hidup saya, namun saya malah tidak mengenalinya. Saya merasa asing. Sungguh. Saya tidak tahu harus bagaimana saat itu. Saya merasa Tuhan baru saja mendengar doa saya pada saat itu, bagaimana tidak? 4 hari sebelum kontak pertama kita setelah 7 tahun tidak berkomunikasi dalam bentuk apapun, saya berdoa... Sangat memohon pada-Nya. Saya bilang, saya rindu kamu. Saya ingin sekali bertemu. Walau hanya beberapa menit. Tidak apa. Asal saya bertemu kamu.. Subhanallah, 4 hari setelah saya berdoa seperti itu, saya menemuimu (atau kamu yang menemui saya?).. Tuhan Maha Mendengar ya? Dan tahukah kamu? Saya masih ingat, apa yang saya tulis untuk Tuhan..
"20 Maret 2008, Aku sangat menyayanginya. Tapi kenapa waktu begitu cepat? Padahal tidak ada apapun antara kita. Tapi kenapa kita tidak bisa kembali? Dan mengapa aku harus sendiri? Dan yang lain tidak tau bahwa aku sangat merindukannya. Aku ingin bertemu dengannya. Aku ingin melihat senyumnya yang tulus untukku. Yang sepertinya bahagia melihatku. Bahkan, aku tidak punya fotonya.. Tuhan, pertemukan aku dengannya. Aku terlalu mencintainya." Itu yang saya tulis di sebuah buku.. Lalu masih ada tulisan lainnya...
"24 Maret 2008, ya Allah ya Tuhanku, terimakasih Engkau telah mendengar doaku. Dan mengabulkannya secepat ini. Engkau telah pertemukanku dengan dia, dia yang amat aku rindukan ya Allah.. Aku ingin sekali bertemu melihat wajahnya bukan hanya sekedar sms. Ya Allah, aku hari ini sangat bahagia. Aku tak dapat membendung airmata aku ini, karena aku terlalu bahagia. Ya Allah ya Tuhanku.. Terimakasih Engkau telah mendengar doa-doaku..".
Lihat? Tanggalnya? Itu buktinya bahwa Tuhan tidak meninggalkan kita begitu saja. Itu buktinya bahwa Tuhan sudah menyediakan jalan lain untuk kita. Itu buktinya bahwa Tuhan mendengar doa kita. Itu buktinya bahwa Tuhan mengetahui betapa hebatnya saya mencintaimu. Itu bukti cinta saya yang Tuhan dengar...
Sekarang, hampir 3 tahun setelah pertemuan kita yang tidak di duga itu. Saya dan kamu, tetap tidak tinggal dalam dinding yang sama. Tapi keadaan sekarang membaik. Saya dan kamu sering menghabiskan waktu walau hanya untuk beberapa jam saja. Dan, setiap pertemuan itu, saya selalu yakin dan percaya.. Di situ Tuhan menyayangi kita lebih dari yang kita kira. Ternyata Tuhan memiliki rencana-Nya sendiri, walau banyak waktu yang harus kita lewati untuk mengetahui rencana-Nya.
Saya juga yakin sekarang, bahwa Tuhan mendengar saya kalau saya rindu kamu. Saya rindu kita. Saya rindu yang dulu. Saya kangen.... Kangen sama barisan kita yang seperti dulu, dimana saya menunggumu pulang, lalu memelukmu ketika kamu datang, lalu kamu cium saya dan adik saya. Wah.. Betapa romantisnya kita yang dulu ya? Hehe..
Dari sini saya bisa tahu, Kita telah dapat banyak cobaan dari Dia. Sekaligus mendapat banyak tugas, Dia menugaskan kita untuk pantang menyerah dalam berdoa dan bersabar. Saya tahu, semua ini kuncinya cuma kepercayaan kepada Tuhan. Saya yakin, bahwa Tuhan memiliki jalan-Nya sendiri, untuk kita, untuk yang terbaik bagi kita.
Saya yakin, kamu rindu saya juga.
Saya yakin, kamu mencintai saya, seperti saya mencintaimu.
Dan saya sangat yakin, Tuhan mendengar saya.
Saya kangen kita.


Wassalamualaikum..


Teruntuk Kamu, Bapakku.
Dari anak pertama mu, Ivanasha.

Thursday, January 20, 2011

A Bye never be Good.

Did I disappoint you or let you down? Should I be feeling guilty or let the judges frown? ’Cause I saw the end before we’d begun, Yes I saw you were blinded and I knew I had won. So I took what’s mine by eternal right. Took your soul out into the night. It may be over but it won’t stop there, I am here for you if you’d only care. You touched my heart you touched my soul. You changed my life and all my goals. And love is blind and that I knew when, My heart was blinded by you. I’ve kissed your lips and held your hand. Shared your dreams and shared your bed. I know you well, I know your smell. I’ve been addicted to you.

Goodbye my lover. Goodbye my friend.
You have been the one. You have been the one for me.

I am a dreamer and when i wake, You can’t break my spirit – it’s my dreams you take. And as you move on, remember me, Remember us and all we used to be I’ve seen you cry, I’ve seen you smile. I’ve watched you sleeping for a while. I’d be the father of your child. I’d spend a lifetime with you. I know your fears and you know mine. We’ve had our doubts but now we’re fine, And I love you, I swear that’s true. I cannot live without you.


Goodbye My Lover - James Blunt.

For sure, akhir2 ini gue gak bisa berhenti dengerin ini lagu.
Dan gua selalu galau pasti kalo gua denger lagu ini..

Cuma mau bilang, makasih ya buat kamu yang udah nunggu.
Tapi aku ga bisa ngasih lebih.

Maaf ya,
Aku ga bisa ngejaga kamu untuk tetap seperti dulu.
Aku kecewa sama diri aku sendiri,
Aku kecewa sama keadaan yang bikin kita begini,
Aku kecewa sama situasi,
Aku kecewa sama bertahun-tahun yg kita lewatin tanpa kita ngerti maknanya,
Aku kecewa karena aku gatau kamu siapa

Maaf ya,
Maaf banget.

Aku sayang kamu, sahabat.


Ivanasha Adani Prasetianti

Thursday, January 6, 2011

Rest In Peace

eh gue pengen naro puisi gue deh di sini, baru gue bikin nih beberapa hari yang lalu...

...


Aku menutup mataku dari apa yang ia lihat
Takut terjerembab masuk terpikat
Aku tidak mau melihat keindahan itu
Dan terpesona pada tabu.

Aku mengelak batin yang berbicara kencang
Tidak peduli ia mengerang!
Karena aku tidak mau menuruti.
Takut aku jatuh terlucuti..

Oleh cinta yang membahana
Dan rindu yang tidak kemana-mana.

Biarkan aku menutup mataku, batinku, dan cintaku..
Mengurungnya hanya untuk aku
Aku tidak ingin melihat keindahan
Pada dirimu, yang diriku tak bisa tahan

Tahan untuk tidak mengasihimu lebih dari ini.

Namun kau menarikku!
Kau menyeretku.
Membawa paksa aku masuk.
Menikmati indahmu yang ku kutuk.

Namun kau mencegahku pergi..
Aku semakin tertarik tak sadar diri
Kau bawa paksa cintaku yang ku jaga
Untuk kita nikmati berdua...
--Ivanasha,30 Desember 2010.


okeee hehehe udah yaak itu aja yg mau gua post, oke gua tau ini ga penting bat hahaha.
just sharing! thanks for your time!

Ivanasha Adani Prasetianti.