Aku bukan wanita yang pernah kau perjuangkan
Tidak cukup hebat untuk bertahta di hatimu.
Tidak cukup kuat untuk berada di hidupmu.
Tidak cukup bijaksana untuk mengerti jalan pikiranmu.
Aku bukan wanita yang kau perjuangkan
Tiada cinta yang tercipta pada tawa kita
Hilang sudah rindu yang ternyata itu palsu
Pun telah pudar kuatku untuk bertahan.
Aku bukan wanita yang akan kau perjuangkan
Aku tidak berada di masa depanmu
Atau masa lalumu.
Ternyata aku tidak berada di hatimu
Seperti yang kau tunjukkan.
Dengan isak harapan yang menggema
Dengan luka basah yang muak
Dengan doa tentangmu yang berakhir
Dengan kuat yang telah hilang
Aku tidak akan menjadi wanita itu.
Karena aku menyerah pada luka.
1 Maret 2011.
Ivanasha Adani Prasetianti.