Jadi, di hari pertama #7harimenulis ini saya harus menulis tentang 7 hal yang membuat saya bahagia. Ya, baiklah. Saya coba ingat-ingat dulu apa 7 hal yang membuat saya bahagia.
Soalnya sholat bikin sejuk, bikin hati tenang, bikin pikiran-pikiran berat jadi jauh, bikin merasa dekat dengan Tuhan, bikin merasa dekat dengan kamu. Yea, namanya juga abis doa minta jodoh.
Waaaah! Gak bisa dipungikiri lagi kalau Twitter suka buat saya ketawa sendiri. Gila sih tidak, cuma linimasa saja yang suka menggila. Coba saja Twitter bisa lebih sering melucu dan bercanda bareng instead of nyinyir atau ngajak berantem akun lain. Spread the leg love, guys. Not hate. Dan karena di Twitter juga saya punya banyak teman yang suka puisi kayak saya. Biasanya kalau saya lagi bosan, saya lompat-lompat di akun Twitter orang buat mencari puisi yang tepat untuk menghibur hati. Yeu~ Sesungguhnya tanpa kamu sadari, saya ini suka merhatiin twit kamu loh. Kamuuu.. Iya, kamuu.
Kenapa pakai 'deh'? Karena sama dia juga biasanya banyak ribut dan adu mulut. Kalau adu mulutnya sih kadang enak kadang engga ya, ehm, kalau enak ya basah kalau tidak enak ya berantem. Tapi di balik semua kerusuhan emosi yang saya lalui sama pacar, dia selalu bisa membuat saya bertanya-tanya: why am I so happy in your arms?
Jadi biasanya saya dan Mama suka membicarakan perihal puisi. Mama seringkali memberi saya masukan untuk puisi yang habis saya tulis. Menyenangkan. Soalnya saya merasa sangat beruntung punya seorang ibu yang juga menyukai puisi. Biarlah dunia ini sepi dari orang-orang yang ingin memahami puisi, asal ada Mama saya yang selalu kasih saya masukan untuk apa yang saya tulis. Tapi tahukah kamu apa yang paling membahagiakan dari sekadar masukan? Adalah puisinya! Yep, suatu waktu saya dapat chat dari Mama yang berisi: "Ini mama punya puisi buat nasha..". Dan dari situlah kebahagiaanku meluap-luap.
5. CHICKEN NUGGETS OMG I CANT SAY NO MORE BCZ NUGGETS IZ LYFE.
Karena saya pecinta nuggets yang suka masak, maka bisa dibilang kalau saat-saat masak di dapur itu bikin saya senang. Misal ketika saya memotong bawang, pasti pikiran saya jadi teralihkan dan hanya terfokus ke bawang. This would sound weird, tapi, proses memasak itu indah banget. Entah kenapa. Barangkali, kutemukan rasa sayang di balik bawang. lol. Kadangkala ketika saya banyak pikiran, pasti saya akan memasak sesuatu yang membutuhkan proses lama atau resep yang cukup rumit. Seperti contoh: donat kentang—one of my favorite right now. Bikin donat kentang itu membutuhkan proses yang lumayan memakan waktu. Merebus kentang, menghangatkan susu, mengaktifkan ragi, sampai proses menuggu adonan mengembang yang memakan waktu lebih dari 1 jam. Tapi, itu semua justru saya lakukan dengan senang hati. Karena apa? Karena selama proses itu yang saya pikirkan adalah: semoga enak, biar teman-teman pada suka.
Bagi kalian yang sudah menulis di hari pertama #7harimenulis ini, pasti beberapa dari kalian menemukan kesulitan dalam menulis di nomor paling terakhir inii. Nomor tujuh. Sebab jujur saja sekarang saya begitu. Bingung dan tidak tahu harus menaruh apa di nomor tujuh. Mungkin sesuatu yang membuat saya bahagia di nomor tujuh ini adalah hujan, kopi, biru, senja, laut, langit, gunung, atau bukit. Saya sungguh tidak tahu. Harusnya, di nomor 7 ini saya bisa menulis setiap detail kebahagiaan yang pernah saya rasakan. Bahagia ketika jalan-jalan sama teman, bahagia ketika perasaan dibalas oleh gebetan, bahagia ketika memeluk orang tua saya, bahagia ketika mencium pipi pacar, bahagia ketika episode terbaru Rick&Morty keluar, bahagia ketika penulis kesayangan saya menerbitkan buku baru, bahagia ketika difollowback akun yang saya kagumi, bahagia ketika tulisan ini dibaca kamu, bahagia ketika tulisan ini kamu share ke orang lain semata-mata karena ingin membahagiakan saya, bahagia karena #7harimenulis banyak yang ikut, bahagia karena...
Ternyata stok bahagiaku banyak.