Monday, September 12, 2011

Puisi Tempatku Menepi

Tiada hujan yang menyenangkan
Bila itu tanpamu dan angan
Lagi dan lagi sajak berterbangan
Diantara hujan saat aku kesepian

Tiada bintang yang bersinar
Bila itu tanpamu dan setitik pijar
Lagi dan lagi sajak bergetar
Dalam rengkuhan bintang yang berpijar

Puisi tempat aku bersembunyi
Menempatkan isi hati
Diantara luka-luka sunyi
Sambil mengumpat diri sendiri

Karena tanganku hidup setelah rindu genggam
Mengalirkan cinta pun duri yang tajam
Namun ku nikmati cinta walau rindu merajam
Dan kembali aku lari pada puisi yang kelam

Kisah tidak selalu iya dan iya
Kadang aku tidak, disaat kamu tetap iya
Meski cinta masih bergerilya
Tetaplah puisi temanku menumpah luka yang kaya

Telah lelah aku tuliskan resah
Sajakku selalu menuntut nyawa dari gelisah
Meminta cinta selalu tampil gagah
Padahal tiada kata ketika aku benar-benar menyerah

Baitku tlah sampai pada akhir
Isi hati tlah tumpah seperti ini berakhir
Padahal kita masih sanggup trus mengukir
Segala cinta, pada takdir.

Ivanasha,
12sept11

posted from Bloggeroid