Saturday, October 20, 2012
Danke.
Mungkin kamu tidak sadar, bagaimana pengaruh besar yang kamu bawa terhadap pipiku. Kamu membuatnya menjadi sering menyunggingkan tawa dan senyuman.. Dan kamulah yang selalu menjadi penyebabnya. Aku hanya terlalu bahagia sama kamu. Kamu mencintaiku sebagaimana aku tercipta. Kamu melihatku seakan aku sempurna. Kamu mempercayaiku seakan aku manusia tanpa dusta. Kamu mengerti aku seakan aku bayi baru lahir yang selalu pantas dimaklumi. Kamu selalu gentle menghadapi aku, dan itu hal baik. Aku bersyukur ditemui oleh Tuhan seorang pria yang mencintaiku seperti itu. Aku tidak bermaksud gombal. Hanya saja memang kamu mengundang banyak pujian keluar dari hatiku, mengalir ke jari ini, dan menuliskan kalimat-kalimat baik. Rasanya satu atau dua, atau bahkan beribu terimakasih tidak akan cukup menyanding cintamu. Sebab cintamu itu bukan untuk aku balas dengan terimakasih, melainkan dengan perasaan yang sama, yang juga tulus terlahir dari hatiku. Ya, aku mencintaimu, sebagaimana kamu mencintaiku :)
