Salah satu pertanyaan terbesar dalam kehidupan saya adalah kenapa saya harus memandang kamu selalu benar? Tidak semuanya, dear, yang kamu katakan dan kamu lakukan adalah benar. Orang lain juga berhak menilai itu sebagai benar atau salah.
Apalagi saya,
Orang yang mungkin minor di dalam hidup kamu. Apa saya tidak berhak menyaring perlakuan kamu ke saya? Sehingga saya bisa memilah, perlakuan mana yang pantas dan tidak pantas saya dapatkan dari kamu.
Kamu mungkin suka membahas tentang peradilan, tapi kamu sendiri tidak pernah bisa adil terhadap saya.
Kamu bilang saya 'begini' bagi kamu, tapi kenapa yang kamu tunjukkan ke saya malah saya ini adalah 'tidak begini'.
Kamu tidak pernah mendengar suara saya.
Kamu selalu harus benar di antara perdebatan kita.
Kamu tidak pernah mencoba memahami saya, sebagaimana saya mencoba memahami kamu.
Kamu selalu menumpah marah ke saya, tapi marah saya tidak pernah kamu perhatikan.
Kamu egois.
Kamu kasar.
Tapi saya sayang kamu beserta keseluruhan yang ada pada kamu.
Tapi juga,
Apa pernah kamu perhatian sama saya?