Sunday, September 4, 2011

Inspirasi.

Pernah ga kalian sedang melihat sesuatu, lalu kalian jadi terinspirasi untuk seperti itu. Lalu ide ide muncul di otak kalian gitu aja, memaksa kalian untuk do something. Tapi pas kalian coba, its nothing gitu jadinya. Kok kayaknya ga sehebat sesuatu yang jadi inspirasi lo itu ya? Gituloh.
Karena, ini terjadi pada diri gue, berkali-kali.
Gue melihat dia, wah dia oke wah dia hebat wah dia gini-gitu. Tapi pas gue coba untuk jadi dia, gue malah jadi failed gitu.
Dan saat gue menulis post ini, seiring dengan huruf per huruf, gua jadi sadar sesuatu.. Kita ya kita. Gue ya gue. Dia ya dia. Begitu ya begitu. Ga bisa gue jadi dia. Atau begitu jadi begini.
Just be yourself... Intinya gitu.
Namanya juga inspirasi, kan? Banyak yang salah mengartikan inspirasi adalah satu kata pendukung untuk suatu peniruan.
Harusnya, inspirasi membuat kita maju. Bukan membuat kita stuck untuk jadi seperti inspirasi itu sendiri.

Yak. Post ini bertujuan untuk menyadarkan diri gue sendiri sih.


"Inspirasi bukan model kita untuk berkreasi. Tapi motivasi untuk menjadi lebih..."

Ivanasha Adani Prasetianti

posted from Bloggeroid

Saturday, September 3, 2011

Istri Saipul Jamil.......

Ahgileeee. Baru aja tadi jam 12 gua bangun tidur. Dan gitu aja dapet kabar kalo ada kecelakaan trus istrinya Saipul Jamil meninggal. *oke ini penting abis*
Katanya kecelakaannya jam 10 trus istrinya meninggal di tempat.. Sedih ya.
Aaaa gua ga mau bayangin ah kalo jadi Saipul gimana.....

First of all, penting banget gaksih gue bahas beginian di blog? Haha.
Oke, intinya.. Ga ada yang tau kapan ajal kita dateng. Yegak?


Ivanasha Adani Prasetianti

posted from Bloggeroid

Ini Adalah Tentang Hati

Bagaimanakah tentang kemarin yang belum selesai? Begitu saja aku melangkah ke depan tanpa menengok perasaan yang kutinggalkan tanpa sebelumnya aku ungkapkan. Begitu saja aku tinggalkan sehingga aku lupa betapa hebatnya perasaan itu kemarin. Begitu saja aku meninggalkannya tanpa terucap.
Bagaimanakah tentang hari indah yang sudah dengan payah ku cari? Lalu ku lupakan begitu saja.. Mentang-mentang disana ada sinar yang lebih menjanjikan. Apakah harus aku kembali?
Betapa aku tidak menyadari, bahwa perasaan kemarin itu ialah membahagiakan, pun menyedihkan. Namun kemarinlah dengan sabarnya aku menikmati itu semua. Dan sekarang? Tetap saja aku melangkah dan sudah berbeda arah.
Apa ini salahku? Jika, aku telah berada di tengah indah yang terjanjikan. Yang pasti.. Dan bukan tentang menunggu lagi.....

Ivanasha Adani Prasetianti

posted from Bloggeroid