
resah itu datang . aku takut untuk melihat jauh ke dia . takut aku terjatuh mencintainya . padahal aku tak mau .
aku gelisah . semua yang ku lihat bergeser menjauh , lalu jatuh berupa titik di matamu . aku semakin gelisah . tak urung pun aku akhirnya menangis .. semakin keras aku menangis . meneriaki hati ku yang tidak mendengar pemohonanku . aku tak mau mencintainya ! aku tak mau hanya melihat dia di mataku ! aku tak mau melihat titik itu .
dan aku jatuh . tanganku mendekap setiap airmata yang berjatuhan . menutupi mata ku, aku tak mau melihatnya ! sungguh . aku takut titik di matamu justru menggoda ku , untuk semakin dalam mengagumi itu semua .
semakin aku menyingkir . semakin aku lupa diri ..
lagi lagi aku berteriak . semakin kencang ! sekencang deru airmata yang kini mulai kuyup di wajahku .
aku tak mau ! sekali lagi aku katakan .
aku tak mau . sungguh ..
aku rela bertaruh atas semua yang ada di hidupku . agar aku seterusnya tak lagi mengagumi titik itu . titik di matamu .
sudah. cukup.
maka jangan tawarkan indah itu masuk ke hatiku.