Wednesday, April 15, 2015

Es Wäre Besser, Wenn Du Da Wärst.

seringkali aku mengharapkan hujan jatuh di luar jendelaku, sebab aku bosan menangis sendirian. aku berpikir, hujan ialah tangisan langit yang begitu teduh, pula teman terbaik yang mampu menutupi suara sedihku. tapi, kala langit terlalu cerah untuk kuisi dengan tangis, aku tetap tidak bisa menahan air mata. sebab kesedihan seringkali lupa waktu; datang tiba-tiba, tanpa mengetuk atau menyapa. 

kali ini, kangenku begitu nyata bernapas dalam rongga-rongga jantungku. entah nyawa mana yang kupakai untuk mencintaimu, sehingga bisa begitu sakit aku memikirkan dan merindukanmu. mungkin, aku memakai seluruh sisa nyawaku kepadamu, maka aku selemah ini. aku tidak tahu, aku tidak mau. tapi aku tidak bisa menghindar. kepadamu, perasaanku begitu semangat berdebar. dan, seharusnya kau tahu, mencintaimu akan lebih mudah jika kau tidak terlalu membuatku rindu. sayang sekali, segala hal yang ada padamu membuatku selalu ingin bertemu. hingga satu-satunya obat yang kutenggak hanyalah ingatan-ingatan yang kuulang sendiri dalam pikiranku. aku menjejalkan segala hal tentangmu sejauh-jauh yang mampu aku ingat, demi meredamkan rinduku yang setengah gila ini. andai saja dengan seperti itu aku berhasil mengurangi rasa sakitku. sayang, kerinduan tidak pernah semudah itu. dan, obat satu-satunya hanyalah pelukan hangat sepasang lenganmu.

maka dalam ketiadaanmu, aku menghitung waktu. lajunya seringkali terasa begitu lambat, sementara ketika kau ada, waktu berlari terlalu kencang. ini semua membuat aku tidak pernah bisa memahami gunanya jarum jam yang ada di jam tanganku. ia bergerak selalu sama, tapi ketika kau tiada, ia seperti bergerak tanpa semangat. mungkinkah kau itu keajaiban yang mempengaruhi waktu? ataukah cinta kepadamu ini yang pelan-pelan membuatku gila...

kekasih,
seringkali ketiadaanmu membuat hujan enggan jatuh
dan jarum jam bergerak tak utuh.
sementara aku 
rindu yang kerap menunggu
tanpa berniat sedikitpun mengeluh.
hanya saja,
kerinduan tak pernah semudah menunggu hujan
atau mengatur ulang jarum jam.