Saturday, August 15, 2015

Membuat Cinta

dalam tubuhmu
aku menjelma ciuman-ciuman lupa ingatan
yang kehilangan akal
dan merasa kekal

ketika malam sudah siap menutup matanya
puisi telah rebah tanpa pakaian
dan kita,
sepasang resah yang menyembunyikan desah

katakan padaku, sayang,
seberapa lama kau butuh waktu
untuk menjelajahi tubuhku? 
sebab yang kuminta hanya satu:
tinggallah sebagai kecupan yang tak mengenal waktu.

malam ini kau 
ialah kunang-kunang 
yang hanya cahaya
ketika kupadamkan lampuku

terbanglah di atas dadaku,
sementara gelap semakin mencintai kita 
tanpa bertanya apa-apa;
ia diam, mendengarkan kita mengerang dalam

malam ini kau
ialah segala hal yang kucintai sepenuh pasrah;
layarkanlah tubuh ini,
sejauh-jauh mabuk yang kau kehendaki!