Mungkin tubuhku sedang tak berdiri sejajar
Tak meluruskan tegak berdirinya dengan garis dalam hadap
Hingga hampir jatuh tak kuat menopang gemetar
Sedikit demi sedikit tersesat dalam peluk gelap
Lama setelahnya benar-benar tak kuat lagi bernafas
Hingga kaki pun semakin melemah tak ada daya
Tak peduli lagi bagaimana sang paras
Mencerminkan kuatku yang tak lagi jaya
Aku begini, karena siapa?
Aku begini, karena apa?
Keheningan menjadi satu-satunya lawan bicara
Tak ada jawaban pun, biasa
Sudah tak mampu lagi aku mengolah kata
Selain terjatuh, terluka, menangis, berusaha mencinta
Semakin dalam diam angkat bicara
Berusaha mencari jawab dari tanya
Melihat ke dalam luka di dada
Apa sebabnya?
Aku begini, karena kamu.
Aku begini, karena rindu.
Setelahnya, aku tak ingat lagi apa-apa
Hilang ingatan mungkin salah satu jalan keluar
Dengan membalas senyum cinta tanpa air mata
Kemudian rindu hilang, berhenti menjalar
Sudah terlampau lama rindu bertahan menopang jiwa
Hingga ia tak ada lagi nyawa
Hingga bahkan tak mampu lagi menjadi alasan cinta
Rindu pun menyerah, pergi, mencari bahagia
Di tempat lain...
Ivanasha,18112013.