Jatuh cinta dengan dalam sudah lama menjadi hal yang tidak ingin saya lakukan.
Memikirkanmu tidak boleh terlalu jauh. Rindu sangat menyiksa.
Sampai kapan kau akan mencintaiku?
Saya takut suatu pagi kau terbangun dan kehilangan cinta itu.
Kau berhenti menunggu. Kau menyesal mencintaiku. Segalanya terlihat sia-sia. Kau menyadarinya tiba-tiba.
Tapi saya masih mencintaimu.
Saat itu saya tahu saya sudah jatuh cinta dengan dalam.
Jatuh cinta di kedalaman itu menakutkan.
Tapi saya selalu berdoa untuk kita. Saya sebut namamu di hadapanNya. Semata agar tak ada satu manusia pun yang mampu menghalangi kita di bawah restuNya.
Semesta memberkati. Selalu ada jalan untuk saling memiliki.
Tapi siapa saya? Seperti apa saya? Apa sudah cukup untuk membersamaimu? Bagaimana jika..
Bagaimana jika..
Kau tiba-tiba berhenti mencintai?