Apa itu luka ketika aku sama sekali tidak pernah menebaknya?
Dan ketika pada akhirnya tergores juga, aku tidak bisa apa-apa selain kembali memaafkannya. Aku kira dia baik-baik saja. Ternyata perkiraan aku salah. Harus bagaimana?
Puisi Nasha 10;
Ketika apa yang aku kira nyata
Lebih indah dari mimpi
Dan realita yang aku anggap tidak fana
Menjadi satu-satunya jawaban dalam hati,
Hilang.
Ketika semua yang seharusnya di tempatnya sendiri
Menata diri mematut mimpi dengan rapi
Mengharap lebih dari sekedar janji-janji
Membuai akal sehat menjadi sekedar alibi,
Tersesat.
Disitu aku seperti kehilangan arah
Kau bantu aku menuju jalan yang berkaprah
Mungkin sesekali tak apa,
Tapi kau justru mengulangnya seakan tlah lupa
Cinta seperti apa yang dapat membuatmu puas?
Apa cinta yang hanya sekedar majas?
Atau luka yang lalu kau kira bisa impas?
Apa perlu aku menangis dulu
Agar kau tau?
Apa perlu aku marah
Agar kau jera?
Iya??