Thursday, November 15, 2012
Ich Verstehe Dich Immer.
Sederet memori semakin hari semakin banyak yang tergores dalam otakku. semuanya yang aku tunggu, terisi olehmu. kamu mampu membaca dialog yang aku ciptakan di imajinasiku. seperti saat aku berkata sesuatu, kamu lalu menjawabnya persis seperti apa yang aku harapkan. seperti itulah kamu membuatku sangat menikmati waktu bersamamu, sesederhana itulah waktu terbunuh saat kita berdua berdekatan. rasanya sebaris terimakasih tidak akan pernah cukup memuaskan batinku. aku hanya tidak tau bagaimana harus bereaksi atas kemesraan yang kita lalui.. aku bersyukur, dan lebih dari sekedar kata, aku mencintaimu.
Perlahan dan pasti, senyummu seperti membunuh akal sehatku. aku mencintaimu dengan terlalu.
Aku senang, akhir-akhir ini banyak waktu yang kita habiskan bersama. dan semakin sering pula kamu mencuri nafasku. kamu buat aku sesak terpesona. entah darimana asalnya pesona itu.. seakan dirimu memancarkan sesuatu yang bisa dinikmati hanya olehku. dan semakin sering pula aku memelukmu, merasakan hangat yang selalu membuatku menunggu. kata-kata dari mulutmu, terdengar amat manis menggelitik di telingaku. kata-kata yang selalu aku tebak terlebih dahulu di pikiranku.. kamu hanya terlalu lurus, sebab itu aku bisa menebakmu. itu hal yang baik! dan aku bersyukur kamu begitu. dengan kelurusanmu yang mudah aku tebak, aku jadi semakin merindumu. suaramu membuat aku selalu ingin mau, mau, mau, dan mau lagi! aku ingin selalu bersamamu!
Kenangan ini--semuanya-tidak akan pernah hilang dari ingatanku. tentang beribu tentang yang kita lalui bersama. tidak akan pernah bergeser dari catatan di kepalaku. sebab dirimu selalu mudah diingat:)
one day with you makes me insane.