Monday, November 26, 2012

Der Geburtstag.



Ini mungkin postingan yang bisa dibilang telat. Namun untuk menulis tentangmu tentu bisa kapan saja bukan?

23:50
Aku mulai gelisah.. Mungkin perasaan berlebihan terhadap harapan. Aku memang tidak berharap banyak, hanya berharap untuk dapat melihatmu di hari spesialku.
Akhirnya aku menenangkan diri dalam pelukan Omaku. Begitu nyaman rasanya melingkarkan tangan di badan beliau. Hatiku pun perlahan nyaman dan tenang. Aku berpikir, mungkin aku tidak dapat bertemu kamu, tapi aku masih bisa bertemu Omaku di hari spesialku.

23:59
Ini bahkan belum jam 12! Tanggal belum bergeser di kalender hp-ku. Namun lalu adikku masuk ke kamar omaku, menyalakan hp-nya untuk merekam video. Ia senyum-senyum sendiri sambil melihatku, lalu berkata "aku ada sesuatu untuk kamu Mba Nasha, kamu pasti suka.." ditariknya tanganku untuk keluar kamar.

00:00
Disitulah kamu. Lelaki berpita di kepala. Seperti apa yang aku inginkan. Lelaki yang saat itu dan sampai detik ini aku cintai. Di tangan kananmu memegang kue dengan lilin yang menyala, dan di tangan kirimu terduduk rapih bungkusan berisi boneka beruang yang besar. Tak lupa senyuman yang terhias di bibirmu. Senyuman yang selalu aku rindukan. Nafasku seakan tertahan sebentar. Seisi rumah seakan hanya aku dan kamu. Hadiah paling aku tunggu di hari itu, terwujud tepat di tengah malam bergantinya tanggal. Sesaat sempat aku kira ini hanya mimpi atau khayalan. Namun tubuhmu begitu nyata di hadapanku.

00:03
Aku tiup lilin yang ada di atas kue itu. Disitu aku benar-benar merasa baru dengan umur yang bertambah. Dan dengan kamu yang berada di samping raga.

02:02
Aku melihat jam. Lalu aku melihatmu. Ya, kamu. Masih berada di sampingku. Bahkan dalam rangkulanku!
Kamu terlihat sangat letih. Namun masih kau jaga senyum itu untukku..

05:34
Matahari sudah mulai tampak. Saatnya untukmu dan temanmu pulang. Sudah kita habiskan beberapa jam di rumahku untuk sekedar berpelukan dan membunuh waktu dengan beberapa obrolan. Tidak tergambarkan lagi betapa aku senang dan bahagia saat itu. Kegelisahan yang tak perlu lagi aku rasakan, kamu hapus sudah tak bersisa.


Dalam hari yang spesial, aku beruntung merayakannya dalam pelukanmu.
Terimakasih atas apa yang telah kau usahakan untuk sesungging senyum dalam bibir ini :)
Cintaku untukmu!