sore ini tak perlu teh hangat
tetapi segelas kopi
karena aku mengantuk
mengingatmu terlalu dini
aku membakar rokok
mengembus asapnya ke jendela
kulihat senja sedikit malu
dari bayang gedung-gedung
lepaslah penat hari ini
ingin berhenti merindukanmu
kusesap lagi hitam kopi
kutatap lagi senja itu
jingganya teduh
dan aku gagal lagi melupakanmu
—ivn.
