Dalam genang kerinduan yang kejam
Menguliti sajak-sajakku tanpa dendam
Tetapi meninggalkanku dalam diam
Aku tau
Lelaki itupun juga membalas rinduku
Dan menyuruhku menunggu di baris gersang sang waktu
Yakni beribu sabar yang kian menantang laju
Dan hati ini yang tanpa jendela
Dindingnya semakin kusam tak berwarna
Menyudutkan aku dalam sepi-sepi cinta
Membahasakan rindu tanpa gelak tawa
Setiap malam aku kembali dalam tangis
Menyebut namanya di sela rindu yang tragis
Memilah-milah kenangan tak tertulis
Untuk menemani sendiri yang tak tertepis
Harus bagaimana lagi aku bahasakan rindu?
Selain menangisi waktu..
Selain menimang sendu..
Selain menyerapah jarak..
Dan selain mengadu dalam sajak..
IAP