Monday, January 27, 2014

Gedicht Für Dich

Pelan-pelan aku semakin tenggelam
Dalam genang kerinduan yang kejam
Menguliti sajak-sajakku tanpa dendam
Tetapi meninggalkanku dalam diam

Aku tau
Lelaki itupun juga membalas rinduku
Dan menyuruhku menunggu di baris gersang sang waktu
Yakni beribu sabar yang kian menantang laju

Dan hati ini yang tanpa jendela
Dindingnya semakin kusam tak berwarna
Menyudutkan aku dalam sepi-sepi cinta
Membahasakan rindu tanpa gelak tawa

Setiap malam aku kembali dalam tangis
Menyebut namanya di sela rindu yang tragis
Memilah-milah kenangan tak tertulis
Untuk menemani sendiri yang tak tertepis

Harus bagaimana lagi aku bahasakan rindu?

Selain menangisi waktu..
Selain menimang sendu..
Selain menyerapah jarak..
Dan selain mengadu dalam sajak..

IAP