Tuesday, February 18, 2014

Selamat Ulang Tahun!

barangkali, 
tak ada yang lebih tabah dari sebatang lilin.
diberikannya cahaya,
dengan mengorbankan tubuhnya.

     malam ini,
     lilin menyala dengan tabah
     serupa umurmu yang bertambah
     cahayanya,
     mendoakan setubuh kebahagiaan untukmu di sana
.

masuklah ke dalam tubuhku, malam ini
jangan biarkan aku meninabobokan kesedihanku seorang diri
ia butuh nyanyian, bukan tangisan.

     kepadamu, hari ini
     nyanyian selamat terpanjat sebagai doa
     agar kesedihanmu tertidur saja
     dan kau dapat bahagia setelahnya


sejelek apapun kebahagiaan kau lukiskan,
ia akan tetap terlihat indah.

     jangan begitu!

     ini demi kebahagiaanmu
     atau perlukah ku hadiahkan kau
     setangkai mawar
     dari sebentuk hati yang bergetar?


yang tak menarik dari hadiah pemberianmu
hanya setangkai mawar.
yang durinya,
masih membuat tanganku berdarah.

     baiklah, aku menyerah
     puisiku lagi-lagi gagal menyuguhkanmu kebahagiaan
     bahkan di hari kau berdoa bertepuk tangan
     meletakkan umurmu sebagai perayaan

barangkali,
seperti macetnya jalanan.
kebahagiaan takkan bisa ditemukan,
jika kita tak beranjak dari kesedihan.

     barangkali,
     kau perlu beranjak pergi mulai hari ini
     meninggalkan kesedihan yang kau tulis serupa puisi
     sebab hari ini,
     biar kebahagiaan saja
     yang memilikimu,
     seutuhnya.


Selamat ulang tahun, Mal!



Puisi oleh @titikjauh & Ivanasha.