Malam tadi sepertinya sunyi sedang memeluk erat masing-masing bibir kita. Tidak ada satu pun suara kecuali denting gitar yang kaupetik satu satu senarnya; menambah suasana semakin melankolis. Di balik punggungmu, tak kau ketahui ada air mata yang jatuh dalam diam. Air mata cemburu yang kau bilang tak kau mengerti alasannya.
Aku pun entah. Mengapa begitu takut kumiliki cinta ini kepadamu, Kekasih.. Kutahu betapa cantiknya perempuan-perempuan yang pernah menjadi kisahmu. Sementara apalah aku. Hanya perempuan yang tak lebih dari pemilik kata-kata.
Dan kau menjawabku dengan diam yang lama, ketika kukatakan betapa bodohnya kau memilih perempuan yang jelek sepertiku.
Menambah deras air mata penyesalanku, pikiran ini bermain sebebasnya. Aku sadar, begitu salahnya kurendahkan diriku di dalam diriku sendiri. Begitu salahnya aku mengumpat tubuh tempatku bernapas lebih dari duapuluh tahun.
Tetapi tidak bisa kuhindari perasaan takutku akan kehilanganmu; sangat besar, hingga tanpa sadar aku telah dibutakan oleh perasaanku sendiri. Sangat buta. Bahkan tidak bisa kuangkat rasa percaya di dalam batinku sendiri.
Sejujurnya, aku juga sangat sangat sangat takut kehilanganmu karena tingkahku yang seperti ini. Tetapi maaf, Sayang... Aku pun juga sedang bersusah payah untuk berhenti merendahkan diriku sendiri sebab melihat betapa cantiknya mereka, masa lalumu.
"Logikanya, kalau mantan-mantanku cantik, mantan gebetanku cantik, terus kenapa sekarang aku sama kamu? Ya nggak mungkin karena kamu lebih jelek. Pasti karena kamu lebih cantik lah!"
Itulah yang kemudian kau katakan untuk memecah keheningan.
Dan kurasakan hatiku menghangat...
Kulihat punggungmu diam saja ketika aku tersenyum di antara tangisan. Kemudian kau melanjutkan memetik gitar sementara aku bersyukur berulang kali. Betapa.bodoh kuragukan diriku sendiri di hadapan orang yang mencintaiku apa adanya. Betapa bodoh kutangisi diri ini yang kukira tidak cukup baik bagimu, sementara kau mengangkatku dengan tulusnya cintamu.
Betapa bodoh aku..
Tidak menyadari besarnya perasaanmu untukku..